Stadium General Politeknik Banjarnegara Dengan Tema Pembentukan Karakter Mahasiswa: Tantangan Dan Peluang Di Era Industri 4.0

 Bertempat di Auditorium Politeknik Banjarnegara Kamis (6/1) Politeknik Banjarnegara Melakukan kegiatan stadium general bagi Mahasiswa angkatan I dengan tema dengan tema ‘Pembentukan Karakter Mahasiswa: Tantangan dan Peluang di Era Industri 4.0.” Kegiatan yang dimoderatori Ratih Subekti, M. Keb (dosen kebidanan) menghadirkan Ketua Komisi IV DPRD Kabupaten Banjarnegara, Hj. Dra. Istianatun Minalloh, MM sebagai narasumber. Acara dibuka secara resmi oleh Direktur Politeknik Banjarnegara. Kegiatan ini diikuti oleh seluruh mahasiswa dan dosen program studi Kebidanan, Kesehatan Lingkungan dan Agroindustri, juga dihadiri Pembantu Direktur I, Pembantu Direktur II dan Pembantu Direktur III.

Tantangan di Era Industri 4.0 yang dihadapi dunia pendidikan menjadi semakin kompleks, pendidikan di tuntut untuk menyesuaikan dengan keberadaan era kemajuan teknologi, integrasi teknologi berbasis pendidikan karakter menjadi keniscayaan untuk menciptakan pendidikan yang sesuai dengan kebutuhan zaman generasi milenial. Disinilah peran agama sangat diperlukan. Pendidikan agama sangat penting sekali bagi manusia, sebagaimana islam mengenal adanya pendidikan sepanjang masa. Pendidikan agama menjadi pondasi etika yang beradab dari karakter seseorang, baik kepada Sang Pencipta, sesama manusia, lingkungannya, serta dirinya sendiri.

Hj Istianatun dalam paparannya menjelaskan bahwa civitas akademika wajib bangga menjadi bagian dari Politeknik Banjarnegara yang merupakan satu satunya kampus vokasi milik Pemerintah Kabupaten Banjarnegara. Baginya Politeknik Banjarnegara adalah sumbunya ilmu pengetahuan, tempat orang-orang berilmu, sekaligus pencetak sumber daya manusia yang berkualitas sebagai pelaku pembangunan. Menurutnya, karakter memegang peranan penting dalam kehidupan dan karir seseorang. Siapa yang berkarakter unggul akan berkinerja bagus, disiplin, komitmen, dan berintegritas.

“Manusia di bumi yang terbaik karakternya adalah Nabi Muhammad SAW. Tidak ada manusia yang lebih mulia karakternya daripada Rasululloh SAW Ketika ingin menjadi generasi yang berkarakter sekaligus pintar, lanjutnya, contohlah insan-insan mulia, panutan ummat, Rasululloh SAW.” ucapnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *