Prodi Kesling Launching Program Pengelolaan Sampah

Sebagai tindak lanjut pelaksanaan Praktek Kerja Nyata (PKN) 2016 yang diikuti mahasiswa Program Studi (Prodi) Kesehatan Lingkungan (Kesling) Politeknik Banjarnegara, Minggu (16/10) dilakukan launching pengelolaan sampah rumah tangga yang dipusatkan di RT. 03 RW. 01 Dukuh Legok, Kelurahan Rejasa, Kecamatan Madukara. Kegiatan launching tersebut ditandai dengan penyerahan lebih dari 60 tong sampah yang nantinya akan dibagikan kepada warga.

Seorang peserta PKN, Peni Lestari mengatakan berbagai program kegiatan yang telah dilaksanakan selama mengikuti PKN pada Agustus-September lalu diantaranya penyuluhan tentang rumah sehat, sosialisasi cuci tangan pakai sabun kepada anak-anak sekolah, penyuluhan tentang perilaku hidup bersih dan sehat, diskusi tentang kesehatan lingkungan, Posyandu, penyuluhan tentang sampah dan sebagainya.

Sementara itu, Ketua Prodi Kesling Politeknik Banjarnegara, Bayu Suseno, SKM, M.Kes mengatakan salah satu alasan dipilihnya lokasi PKN di wilayah Kelurahan Rejasa, Kecamatan Madukara adalah karena Kelurahan Rejasa, Kecamatan Madukara merupakan salah satu desa binaan dari Politeknik Banjarnegara.

Terkait dengan program pengelolaan sampah, pihaknya menjelaskan bahwa pengelolaan sampah masih menjadi permasalahan yang sering dijumpai dalam masyarakat. Pihaknya berupaya untuk mengurangi permasalahan tersebut dengan program pengelolaan sampah berbasis masyarakat. Menurutnya, program pengelolaan sampah berbasis masyarakat merupakan pola pendekatan pengelolaan persampahan dengan melibatkan peran aktif dan pemberdayaan kapasitas masyarakat.

Pendekatan tersebut lebih ditekankan kepada metode pengurangan sampah yang lebih arif dan ramah lingkungan. Pengurangan sampah dengan berbasis masyarakat lebih menekankan kepada cara pengurangan, pemanfaatan dan pengolahan sejak dari sumbernya seperti rumah tangga, area komersil, perkantoran dan lain-lain.

“Kita berharap masyarakat mulai menunjukkan peran sertanya secara aktif untuk mengurangi permasalahan sampah, dimulai dari pengelolaan sampah rumah tangga,” kata Bayu.

5

6

4

3

1

2

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *