Politeknik Fasilitasi Pengetahuan Masyarakat

Lengkapnya fasilitas perkuliahan yang dimiliki Politeknik Banjarnegara, mengundang minat banyak pihak untuk turut memanfaatkannya. Diantaranya rumah kaca untuk uji coba dan pengembangan berbagai komoditas pertanian, yang dimanfaatkan untuk mengenalkan berbagai jenis sayur-sayuran kepada anak-anak. Seperti dilakukan Adzkia Play Group and Day Care yang belum lama ini melakukan kegiatan pembelajaran di kampus Politeknik Banjarnegara.

Pagi itu, suasana halaman Politeknik Banjarnegara nampak berbeda dari biasanya. Tidak hanya kesibukan dosen, karyawan dan mahasiswa yang terlihat, puluhan anak-anak dengan wajah riang dan ceria berlari-lari sambil sesekali bertanya kepada pembimbingnya tentang apa yang baru dilihatnya.

Ketua Penyelenggara, Fadhilah Wulandari SSos mengatakan kegiatan pembelajaran khususnya kepada anak-anak yang usianya masih dibawah empat tahun akan lebih efektif jika didukung dengan metode langsung melihat, mencoba dan mempraktekkan apa yang sedang menjadi tema atau materi pembelajaran.

“Untuk bulan ini tema pembelajaran kami adalah tentang makanan bergizi, karbohidrat, buah dan sayur. Karena Politeknik memiliki fasilitas yang menunjang tema tersebut, kami ajak anak-anak untuk belajar disini,” kata Wulan, panggilan akrabnya. Menurut dia selain tersedia berbagai jenis tanaman jenis sayur-sayuran, anak-anak juga dikenalkan dengan media tanam dan pengolahan makanan mulai dari bahan mentah menjadi makanan jadi.

Seorang mahasiswa sedang mengenalkan salah satu jenis sayuran hidroponik di dalam rumah kaca (1)

Hal yang sama disampaikan seorang pembimbing Nur Hamidah. Menurutnya kegiatan pembelajaran dengan metode tersebut, selain lebih menyenangkan juga lebih mudah untuk diingat anak-anak. “Antusiasme dan keaktifan anak-anak cukup tinggi saat diajak berkeliling dan dikenalkan dengan berbagai jenis tanaman yang ada, bahkan tidak sedikit dari mereka yang langsung melontarkan berbagai pertanyaan secara spontan,” ungkapnya.

Dosen Budidaya Tanaman Hortikultura, Eko Apriliyanto SP MSc mengatakan beberapa fasilitas Politeknik Banjarnegara yang dapat mendukung kegiatan tersebut diantaranya Tanaman Buah dalam Pot (Tabulampot), rumah pembibitan tanaman, rumah kaca, vertical garden dan Laboratorium Agroteknologi. “Setelah selesai berkeliling mengenal berbagai jenis tanaman, anak-anak melihat dan mencoba secara langsung proses pembuatan roti pisang yang dilaksanakan oleh unit produksi dalam laboratoium,” ungkap Eko.

Selain melihat anak-anak juga belajar membuat roti

Dia menambahkan, berbagai jenis tanaman yang tersedia dalam tabulampot antara lain adalah sirsak, jambu biji, kelengkeng, mangga dan rambutan. Sedangkan di rumah kaca anak-anak dikenalkan dengan berbagai tanaman hidroponik diantaranya cabe, tomat, seledri dan beberapa jenis sayuran berdaun hijau. “Untuk vertical garden beberapa jenis tanaman hias, ditanam dan tumbuh disana,” pungkasnya.

Sementara itu Lukmanul Hakim STP MSc, Pembantu Direktur Bidang Kemahasiswaan, Kerjasama dan Alumni Politeknik Banjarnegara mengatakan Politeknik Banjarnegara memiliki berbagai fasilitas yang bisa dimanfaatkan demi kemajuan ilmu dan pengetahuan bagi masyarakat. “Dengan segala fasilitas dan potensi yang Politeknik miliki, mudah-mudahan akan terus dan selalu memberikan manfaat kepada masyarakat,” katanya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *