Politeknik Banjarnegara Teken MoU Kerjasama Sarsipol

Politeknik Banjarnegara Teken MoU Kerjasama Sarsipol

Kegiatan diawali menyanyikan lagu kebangsaan Indonesia Raya dilanjutkan doa, selayang pandang Sarsispol Banjarnegara dilanjutkan penandatanganan MoU Sarsispol.

Hadir Kapolres Banjarnegara AKBP Fahmi Arifrianto SH SIK MH MSi, Direktur Politeknik Banjarnegara Dr Tuswadi beserta jajarannya dan segenap mitra Sarsispol Polres Banjarnegara.

Kapolres Banjarnegara,  AKBP Fahmi Arifrianto SH SIK MH MSi menyampaikan bahwa jajaran kepolisian mendapat amanat dari negara untuk melindungi warga dari segala yang dapat menimbulkan bencana dan efek negatif lain terlebih pada saat pandemi Covid-19 saat ini.

Untuk itulah  Polres Banjarnegara menggandeng kemitraan dengan stake holder lintas sektoral seperti rumah sakit, civitas dan pihak lain untuk bersama – sama bergerak memberikan pemahaman dan edukasi kepada masyarakat luas.

Diharapkan dengan kebersamaan ini, masyarakat akan lebih mudah memahami, contoh seperti Covid-19, masyarakat akhirnya dapat memahami apa itu pandemi dan bagaimana cara pencegahannya.

Dalam kesempatan ini Kapolres juga kembali menekannya  terkait Kamtibmas. Oleh karena itu pula, anggota yang tergabung dalam Sarsispol dapat berkolaborasi untuk mengatasi dan  menjaga hal – hal  negatif yang   terjadi di masyarakat.

Sementara direktur Politeknik Banjarnegara Dr Tuswadi, mewakili keluarga besar Politeknik Banjarnegara berharap bersama stake holders Sarsispol dapat meningkatkan koordinasi dan kerja sama untuk program pendidikan, penelitian dan pengabdian kepada masyarakat luas sebagai tiga pilar perguruan tinggi (PT).

Dr Tuswadi ingin ada semacam pertukaran informasi dan pemanfaatan SDM bersama Sarsispol sebagai bentuk pengabdian pada masyarakat termasuk sharing dan penyebaran informasi tentang keberadaan Politeknik Banjarnegara dan mitra Sarsispol.

Dr Tuswadi Direktur Politeknik Banjarnegara sangat mengapresiasi Polres Banjarnegara telah menggagas Sarsispol.

“Menurut kami, Sarsispol adalah program pengurangan resiko bencana berbasis masyarakat. Dimana dengan kemitraan elemen masyarakat untuk bersama – sama menjaga masyarakat dari Covid-19 maupun resiko pandemi yang  lain. Ini sungguh luar biasa,” katanya.

Oleh karena itu pula ia berharap Sarsispol Banjarnegara dikembangkan dengan pendekatan saint atau berbasis ilmu pengetahuan sehingga lebih mengena kepada masyarakat. Sebaliknya masyarakat juga lebih mudah memahami program pemerintah yang berhubungan dengan penanganan bencana atau pandemi di seluruh wilayah Indonesia khususnya Banjarnegara.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *