Politeknik Banjarnegara Gelar Pelatihan Adiwiyata

Lebih dari seratus peserta dari berbagai sekolah mengikuti kegiatan Pendidikan dan Pelatihan Sekolah Berwawasan Lingkungan menuju Adiwiyata, Jum’at (13/7) bertempat di auditorium kampus Politeknik Banjarnegara. Para peserta merupakan kepala SMP/MTs, Kepala SMA/MA dan guru mata pelajaran Biologi se-Kabupaten Banjarnegara.

Direktur Politeknik Banjarnegara Dr. Tuswadi menjelaskan kegiatan tersebut bertujuan memberikan edukasi dan melatih tenaga pendidik dan kependidikan untuk berpola hidup sehat, menjaga kelestarian lingkungan sekitar, serta terhindar dari dampak lingkungan yang negatif.

Pembicara pada kegiatan tersebut yakni Prof. Dr. Fatchiyah, Dr. Bagyo Yanuwiadi, Amin S. Leksono, Ph.D dan Joko Malis Sunarno, S.Si., M.Si.Med.

Setelah mengikuti kegiatan  yang merupakan hasil kerjasama Politeknik Banjarnegara dengan Universitas Brawijaya tersebut, diharapkan materi yang diperoleh dapat ditularkan kepada peserta didik dan warga sekolah lainnya, serta dapat memotivasi sekolah untuk mewujudkan Sekolah Adiwiyata Mandiri.

Sekretaris Daerah Kabupaten Banjarnegara, Drs. H. Indarto, M.Si dalam kesempatan tersebut mengatakan Sekolah Adiwiyata menjadi topik yang penting dan mendapat perhatian khusus dari berbagai kalangan, baik secara regional maupun nasional.

Program tersebut mendorong terciptanya pengetahuan dan kesadaran warga sekolah secara partisipatif dalam pelestarian lingkungan hidup yang sehat dan terhindar dari dampak lingkungan yang negatif. “Karena itu, selain berkewajiban mencerdaskan anak-anak bangsa, sekolah sebagai wahana pendidikan juga dituntut dan wajib memiliki kepekaan yang kuat terhadap situasi lingkungan di sekitarnya,” katanya.

Karena itu, perlu disepakati bersama bahwa pelestarian lingkungan menjadi salah satu syarat untuk dapat mewujudkan keseimbangan dalam kehidupan. Melalui kegiatan pendidikan dan pelatihan tersebut diharapkan para peserta dapat menjadi pelopor dan penggerak yang inspiratif, inovatif dan kreatid di lingkungan sekolah masing-masing dalam rangka mewujudkan sekolah adiwiyata mandiri.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *