Politeknik Banjarnegara melakukan kerjasama dengan salah satu lembaga pusat riset science, Waku Pro, yang berbasis di Hijiyama University, di Jepang. Kerja sama tersebut dinilai penting, guna menginternasionalkan lembaga vokasi dalam menyikapi perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi yang begitu pesat. Nota kesepakatan kerjasama ditandatangani Pj. Direktur Politeknik Banjarnegara, Dr Tuswadi dan Chairman of Waku Pro Jepang, Prof Hayashi Takehiro, D.Sc.

Menurut Dr. Tuswadi, ada sejumlah item yang termuat di dalam nota kesepakatan tersebut. Diantaranya kedua belah pihak menyetujui untuk melakukan kerjasama di bidang pendidikan dan riset. ”Seperti pelaksanaan seminar tahunan dengan narasumber dari Hijiyama University, kolaborasi riset dan publikasi, serta program pertukaran budaya Indonesia-Jepang,” ujar dia.

Lebih jauh ia menjelaskan, adanya kerjasama tersebut diharapkan menjadi upaya meningkatkan kualitas sumber daya manusia Politeknik Banjarnegara. Untuk kerjasama tahap pertama yang berdurasi lima tahun, tema seminar akan difokuskan pendidikan tanggap bencana mengingat kondisi geografis Kabupaten Banjarnegara rawan bencana.

Sejumlah profesor ilmu kebumian dari Jepang akan didatangkan dalam kurun waktu tersebut guna memberikan materi pendidikan kebencanaan dengan peserta seminar dari kalangan sekolah. Targetnya, seminar akan dihadiri 500-1.000 peserta, terutama dari daerah rawan bencana di Banjarnegara.