Polibara Dampingi Gerakan Kampung Organik Desa Rakit

kampung-organikPoliteknik Banjarnegara (Polibara) sebagai satu-satunya kampus vokasi di Banjarnegara, didaulat sebagai pendamping “Gerakan Kampung Organik Hijaunesia Power” di Desa Rakit Kecamatan Rakit, Kabupaten Banjarnegara. Gerakan yang digagas Karang Taruna Indonesia Desa Rakit bekerjasama dengan PT. Indonesia Power Unit Pembangkitan (UP) Mrica Banjarnegara tersebut diresmikan belum lama ini.

Pembantu Direktur Bidang Kemahasiswaan, Alumni dan Kerjasama, Lukmanul Hakim, STP M.Sc mengatakan Politeknik Banjarnegara sebagai institusi pendidikan tinggi bertanggung jawab dan berkewajiban untuk terus mengembangkan dan menyebarkan ilmu pengetahuan kepada masyarakat, salah satunya melalui kegiatan pengabdian kepada masyarakat.

Lebih lanjut dijelaskan, setiap institusi pendidikan tinggi memiliki tiga dasar tanggung jawab yang terangkum dalam Tri Dharma Perguruan Tinggi yakni Pendidikan dan Pengajaran, Penelitian dan Pengembangan serta Pengabdian pada Masyarakat. “Kegiatan pengabdian kepada masyarakat kami lakukan melalui tiga program studi yang ada yakni Kebidanan, Kesehatan Lingkungan dan Agroteknologi,” ungkap Lukman.

Menurut dia, pendampingan dalam “Gerakan Kampung Organik Hijaunesia Power” tersebut diantaranya meliputi kegiatan edukasi kepada masyarakat tentang pentingnya menjaga lingkungan sekitar untuk meningkatkan kualitas hidup serta pelatihan dan pengembangan budidaya pisang jenis raja lawe dan budidaya sayuran organik.

Sementara itu, Ketua Karang Taruna Indonesia Desa Rakit, Sarno, SP, M.Sc mengatakan “Gerakan Kampung Organik Hijaunesia Power” merupakan salah satu program pemberdayaan masyarakat berkelanjutan melalui bantuan CSR PT Indonesia Power UP Mrica Banjarnegara yang diberikan kepada Desa Rakit dengan pelaksana kegiatan Karang Taruna. “Tujuan kegiatan ini adalah menggerakkan dan menumbuhkan motivasi masyarakat khususnya di Desa Rakit melalui kegiatan pemberdayaan masyarakat dengan kegiatan utama budidaya sayuran organik dan Menanam Lahan Tidur Halaman Rumah atau yang biasa disebut Melati Harum,” kata Sarno.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *