Himakesling Peduli Masyarakat

Himakesling Peduli Masyarakat

Dalam rangka pencegahan penyakit berbasis lingkungan khususnya Demam Berdarah Dengue (DBD) pada masyarakat di wilayah sekitar kampus, Program Studi DIII Kesehatan Lingkungan Politeknik Banjarnegara melalui Himpunan Mahasiswa Kesehatan Lingkungan (Himakesling) menggelar kegiatan survei jentik dan Pemberantasan Sarang Nyamuk (PSN) di Kelurahan Kenteng Kecamatan Madukara Banjarnegara. Kegiatan yang dilaksanakan pada hari Kamis 1 April 2021 merupakan perwujudan kepedulian terhadap masyarakat agar terhindar dari penyakit yang sangat umum terjadi khususnya di musim penghujan ini. Seperti kita ketahui bersama bahwa saat ini masyarakat sedang menghadapi masa pandemi Covid-19 yang sudah berlangsung lebih dari 1 tahun. Namun kita juga jangan sampai lengah dengan ancaman serangan virus Dengue yang selalu terjadi setiap tahun. Adapun kegiatan tersebut diawali dengan penyuluhan kepada masyarakat melalui kader-kader di setiap RT.  Penyuluhan yang dilakukan oleh dosen-dosen Prodi D3 Kesehatan Lingkungan ini merupakan wujud tridharma perguruan tinggi dalam upaya meningkatkan pemahaman para kader masyarakat mengenai penyakit DBD, mekanisme penularan serta pencegahannya. Diharapkan kader-kader tersebut nantinya akan menjadi agen pencegahan terhadap penyakit yang selalu berperan aktif sehingga menularkan aktifitas positif sampai menjadi suatu kebiasaan bagi masyarakat yaitu Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS).  Masih di hari yang sama, kegiatan dilanjutkan dengan menerjunkan kurang lebih 30 mahasiswa Prodi D3 Kesehatan Lingkungan ke rumah-rumah warga kelurahan yang dikomando oleh Ketua Himakesling, Reka Dwi Saputri untuk melaksanakan survei jentik dan PSN. Menurut Reka, kegiatan ini dilakukan sebagai tindakan nyata di masyarakat sesuai ilmu pengetahuan dan keterampilan yang diperoleh di bangku kuliah.

Ketua Program Studi Kesehatan Lingkungan, Joko Malis Sunarno, S.Si, M.Si Med dalam sambutannya menjelaskan bahwa survei jentik yang dilakukan selain sebagai pembelajaran bagi mahasiswa juga dapat digunakan untuk menentukan tingkat kepadatan jentik nyamuk Aedes sp sebagai vektor penyakit DBD sehingga minimal dapat menjadi sumber informasi agar kewaspadaan masyarakat dan pemerintah setempat tetap terjaga. Sedangkan kegiatan PSN sendiri merupakan tindakan pencegahan untuk mengendalikan perkembangbiakan nyamuk Aedes sp sehingga memutus rantai penularan yang mungkin akan terjadi.  Pihak Kelurahan Kenteng juga menyambut baik dan mendukung dalam rangka peningkatan kerjasama dengan Politeknik Banjarnegara. Sebagaimana dikatakan oleh Bapak Eli Nur Setiawan, Kasi Pembangunan Kelurahan Kenteng sangat merekomendasikan kegiatan ini untuk merefresh para kadernya sehingga tidak lengah dalam berperan memotori tindakan pencegahan penyakit berbasis lingkungan. Meskipun kegiatan ini melibatkan banyak mahasiswa dan kader masyarakat, namun protokol kesehatan tetap dijaga untuk mencegah penularan virus Covid-19.

Selain bertujuan untuk memberikan manfaat bagi kesehatan masyarakat, kegiatan ini juga merupakan salah satu rangkaian acara menyambut Hari Kesehatan Se Dunia yang diperingati pada tanggal 7 April 2021. Prodi DIII Kesehatan Lingkungan Politeknik Banjarnegara juga terbuka dan siap membantu semua elemen masyarakat yang ingin berbagi ilmu pengetahuan dan keterampilan di bidang kesehatan lingkungan baik dalam bentuk penyuluhan maupun pendampingan sebagai wujud pengabdian kepada masyarakat.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *