Gerakan Ilmuwan Muda Indonesia Goes to School Diluncurkan

Politeknik Banjarnegara bekerjasama dengan Akademi Ilmuwan Muda Indonesia (ALMI) menyelenggarakan program goes to school ke beberapa sekolah di Kabupaten Banjarnegara.

Program tersebut dikemas dalam sebuah kelas yang dinamakan Kelas Inspirasi dengan menghadirkan anggota ALMI sebagai narasumber. ALMI merupakan wadah bagi ilmuwan muda terkemuka Indonesia. ALMI didirikan untuk mendorong peran ilmuwan muda dalam memajukan ilmu pengetahuan dan budaya ilmiah, unggul di Indonesia dengan tujuan meningkatkan daya saing bangsa.

Anggota ALMI sekitar 50 orang dari berbagai penjuru Indonesia yang memiliki keunggulan ilmiah yang dapat dilihat pada publikasi ilmiah, paten, atau penghargaan ilmiah setelah menyelesaikan pendidikan doktoral.

Kepala Bagian Humas Politeknik Banjarnegara, Fanny Tri Raditya mengatakan program tersebut sebagai salah satu bentuk kepedulian Politeknik Banjarnegara sebagai institusi pendidikan tinggi terhadap pembangunan pendidikan khususnya di Banjarnegara.

“Sebagai narasumber dalam kegiatan tersebut kami hadirkan anggota ALMI yang berasal dari Banjarnegara, yaitu Dr. Tuswadi yang merupakan lulusan master dan doktor Hiroshima University dengan predikat cumlaude,” kata Fanny.

Dijelaskan Fanny, Kelas Inspirasi merupakan gerakan ilmuwan muda Indonesia untuk turun ke sekolah, berbagi cerita dan pengalaman juga motivasi peserta didik meraih cita-cita. Cerita tersebut diharapkan akan menjadi bibit untuk bermimpi dan merangsang tumbuhnya cita-cita tanpa batas pada diri mereka. “Tujuan utama dari kegiatan tersebut yakni menjadi wahana bagi sekolah dan peserta didik untuk belajar dari ilmuwan muda,” tegasnya.

Kegiatan perdana Ilmuwan Muda Indonesia Goes to School dilaksanakan di SMAN 1 Purworejo Klampok, Kamis (4/1) lalu yang diikuti lebih dari 300 siswa. Pada hari berikutnya, program digelar di SMAN 1 Purwonegoro dan MAN 2 Banjarnegara. “Besok (hari ini-red) kegiatan akan dilaksanakan di SMAN 1 Banjarnegara,” katanya.

Narasumber kegiatan tersebut, Dr. Tuswadi mengatakan dalam setiap kunjungannya ke sekolah, dirinya selalu menandaskan perlunya menjadi generasi yang melek ilmu dan teknologi serta tiada henti untuk belajar agar menjadi generasi pembangun bangsa sesuai bakat dan minat mereka masing-masing. “Untuk semua itu, saya nasehatkan wajib memperkuat iman dan takwa kepada Allah SWT, karena muara sukses hidup berdasarkan science dan teknologi adalah menuju kepada-Nya,” kata Dr. Tuswadi.

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *