Dua Proposal Dosen Politeknik Lulus Seleksi

Dua judul proposal penelitian dosen Politeknik Banjarnegara dinyatakan lulus seleksi Presentasi Program Fasilitasi Perguruan Tinggi yang diselenggarakan oleh Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Tengah tahun 2014. Untuk selanjutnya keduanya mendapatkan pendanaan penelitian untuk tahun anggaran 2015.

Kepala Unit Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Politeknik Banjarnegara, Okti Hanayanti, SP, M.Si menjelaskan kedua judul penelitian yang dinyatakan lulus tersebut termasuk dalam Program Penelitian Dosen Muda dan Program Teknologi Tepat Guna. Sebelum dinyatakan lulus seleksi, proposal tersebut bersaing secara ketat dengan proposal penelitian yang diajukan oleh dosen-dosen baik dari Perguruan Tinggi Negeri maupun Perguruan Tinggi Swasta se-Jawa Tengah.

“Proposal tersebut telah melewati beberapa proses tahapan seleksi, diantaranya seleksi administrasi dan substansi serta review proposal melalui presentasi oral yang dilaksanakan di Salatiga, September lalu,” ungkap Okti.

Penelitian merupakan salah satu tugas utama dosen sebagai implementasi dari Tri Dharma Perguruan Tinggi. Melalui penelitian, dosen dapat mengembangkan pengetahuan dan teknologi baru bagi masyarakat, memperkaya khasanah keilmuan dosen dan meningkatkan kualitas pengajaran dosen di kelas. Upaya untuk membangun budaya ilmiah terus dilakukan dengan cara menyelenggarakan grant maupun hibah internal dan memfasilitasi hibah penelitian eksternal.

Bagi perguruan tinggi, penelitian dosen selain menambah referensi pengetahuan, juga akan meningkatkan citra perguruan tinggi, menjadikan perguruan tinggi tersebut dikenal sebagai sumber pengembangan ilmu pengetahuan dan teknologi. “Kegiatan penelitian harus terus ditingkatkan, baik dari segi kualitas maupun kuantitasnya,” katanya.

Eny Sofiyatun, S.Si, M.Si. M.Sc dosen sekaligus Ketua Program Studi Kesehatan Lingkungan dengan proposal penelitian berjudul Studi Perilaku Menggigit Nyamuk Anopheles sp. sebagai Vektor Malaria dengan Metode Uji Presipitin di Kabupaten Banjarnegara berharap dengan penelitian tersebut dapat memberikan kontribusi terhadap upaya pengendalian vektor penyakit malaria di Kabupaten Banjarnegara pada khususnya. Diharapkan pengendalian vektor tidak hanya mengutamakan penggunaan insektisida saja tetapi juga memperhatikan perilaku menggigit nyamuk Anopheles sp. yang berperan sebagai vektor.

Dirinya mencontohkan, apabila hasil penelitian menunjukkan bahwa kesukaan pakan darah nyamuk Anopheles sp. adalah zoofilik maka upaya yang dilakukan untuk menghindari gigitan nyamuk adalah peletakan kandang yang jauh dari pemukiman atau dengan kata lain kandang ternak tidak menyatu di dalam rumah.

Sementara itu Dwi Ari Cahyani, STP, M.Sc, seorang dosen, juga sebagai Ketua Program Studi Agroteknologi dengan proposal penelitian berjudul Optimalisasi Produksi Tahu Bulat pada UKM Krida Tani Kecamatan Wanadadi Kabupaten Banjarnegara melalui Mekanisasi Proses Pengolahan berupaya untuk meningkatkan hasil produksi pada kelompok sasaran industri kecil dan menengah di Banjarnegara yang menghasilkan produk olahan dari kedelai berupa tahu.

Dengan teknologi tepat guna yang dihasilkan berupa mesin pencetak tahu bulat sebagai bahan dasar pembuatan kripik tahu yang merupakan pengembangan dari mesin pencetak bakso konvensional diharapkan dapat membantu UKM dalam hal peningkatan kapasitas produksi, efisiensi waktu, kualitas produk dan daya saing produk yang dihasilkan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *