Dies Natalis XII, Polibara Gelar Rapat Senat

Dies Natalis XII, Polibara Gelar Rapat Senat

Politeknik Banjarnegara (Polibara) yang berdiri atas kerjasama Pemerintah Kabupaten Banjarnegara dengan Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi, tahun ini genap berusia 12 tahun, tepatnya 11 Juni 2020.

Di masa pandemi Covid-19 saat ini, kegiatan peringatan Dies Natalis XII yang mengusung tema “Twelve for Revolution” hanya mengadendakan kegiatan tunggal berupa Rapat Senat Terbuka yang berlangsung di auditorium dengan peserta terbatas dan berpedoman pada protokol kesehatan.

Direktur Polibara, Dr. Tuswadi dalam sambutan singkatnya mengatakan bahwa dalam usia 12 tahun ibarat seorang anak manusia sedang aktif-aktifnya belajar menguasai ilmu pengetahuan dan keterampilan hidup.

Dengan demikian, Polibara  pun makin mantap secara aktif menyumbangkan yang terbaik bagi masyarakat melalui tiga pilar yaitu pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat.

Dalam konteks kabupaten, Polibara selalu siap mendukung kinerja Pemerintah dalam mewujudkan Banjarnegara Bermartabat dan Sejahtera termasuk dalam usaha-usaha peningkatan Indeks Pembangunan Manusia (IPM). Sedangkan dalam skala provinsi dan nasional, Polibara siap mencahayai Jawa Tengah dan Indonesia melalui layanan pendidikan vokasi yang berkualitas.

Ketua Yayasan Dipayuda yang menaungi Politeknik Banjarnegara, Ir. Arifin Romli, M.Si menyatakan turut bersyukur dan menyampaikan selamat atas Dies Natalis XII Politeknik Banjarnegara. Selama ini Yayasan Dipayuda beserta Pemerintah Kabupaten Banjarnegara senantiasa memberikan dukungan penuh kepada Politeknik Banjarnegara sehingga kinerja Polibara benar-benar dapat dirasakan bagi kemaslahatan masyarakat.

Diharapkan di usia ke-12 Polibara akan semakin dikenal oleh masyarakat bukan hanya dalam lingkup karesidenan Banyumas saja melainkan oleh banyak daerah termasuk di luar Jawa sehingga jumlah mahasiswa baru di tahun akademik 2020/2021 akan makin bertambah dengan mutu yang juga semakin baik.

Dies Natalis XII kali ini diisi dengan orasi ilmiah oleh dosen Program Studi Kesehatan Lingkungan, Bayu Suseno, SKM, M.Kes mengambil hasil riset terkini Korelasi Pemberantasan Sarang Nyamuk dengan Penurunan Kejadian Demam Berdarah di Kabupaten Banjarnegara.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *