Mahasiswa Politeknik Diterjunkan ke Masyarakat

Lebih dari 80 mahasiswa Politeknik Banjarnegara angkatan ke delapan  mulai diterjunkan ke masyarakat. Kegiatan tersebut selain sebagai bentuk penerapan ilmu dan teknologi yang didapatkan dari pengalaman belajar di kampus, juga merupakan bentuk nyata pengabdian kepada masyarakat.

Kepala Unit Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (UP2M) Politeknik Banjarnegara, Barni, S.Pd, MA mengatakan masing-masing Program Studi (Prodi) memiliki program dan sebaran lokasi yang berbeda-beda. Untuk Prodi Kebidanan melalui program Pembangunan Kesehatan Masyarakat Desa (PKMD) tahun ini dipusatkan di Kecamatan Mandiraja dan Prodi Kesehatan Lingkungan melalui Praktek Kerja Nyata (PKN) dipusatkan di Kecamatan Punggelan. Sementara itu Prodi Agroteknologi melalui program magang mahasiswa lokasinya menyebar sampai ke Kabupaten Wonosobo. Kegiatan tersebut akan dilaksanakan lebih dari satu bulan.

“Program ini merupakan program yang rutin dilaksanakan setiap tahun dimana mahasiswa diwajibkan untuk turun secara langsung ke dalam lingkungan masyarakat sehingga bisa memberikan solusi atau membantu memecahkan permasalahan yang terjadi di sekitar masyarakat,” kata Barni. Dengan kegiatan tersebut diharapkan mahasiswa dapat menerapkan dan mengaplikasikan ilmu pengetahuan yang sudah didapat di bangku perkuliahan di tengah-tengah kehidupan bermasyarakat.

Pembantu Direktur Bidang Kemahasiswaan, Alumni dan Kerjasama Politeknik Banjarnegara, Lukmanul Hakim, STP, M.Sc mengatakan mahasiswa sebagai kaum akademisi memiliki peran penting dalam masyarakat, utamanya dalam melahirkan strategi, ide dan pemikiran yang inovatif untuk ikut membantu memecahkan berbagai permasalahan dalam masyarakat yang kompleks.

Menurut dia, mahasiswa yang diterjunkan ke masyarakat harus bisa berkonstribusi langsung dalam pembangunan. Program-program dalam kegiatan tersebut diharapkan berorientasi pada pembangunan sektor pertanian, kesehatan dan lingkungan hidup sesuai dengan bidang ilmunya masing-masing. Dengan begitu, lanjut Lukman, kegiatan yang dilaksanakan dapat berkontribusi dalam menggali potensi serta meningkatkan kualitas hidup masyarakat.

“Harapannya, keberadaan kami nantinya bisa memberikan dampak positif bagi masyarakat, khususnya dalam hal pemberdayaan dan pembangunan khususnya di bidang pertanian, kesehatan dan lingkungan,’’ katanya.

 

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *