Polibara Lahirkan 75 Tenaga Kesehatan Baru

Bertempat di auditorium Politeknik Banjarnegara, Kamis (17/12) dilakukan pengambilan sumpah tenaga kesehatan dan sumpah profesi sekaligus pembekalan kode etik terhadap mahasiswa Program Studi (Prodi) Kebidanan dan Prodi Kesehatan Lingkungan yang telah diwisuda Agustus lalu.

Pengambilan sumpah tenaga kesehatan dilakukan oleh Dinas Kesehatan Provinsi Jawa Tengah diikuti oleh 75 calon tenaga kesehatan dari kedua Prodi sedangkan pengambilan sumpah profesi dilakukan oleh Ketua Cabang Ikatan Bidan Indonesia (IBI) Banjarnegara diikuti oleh 47 calon tenaga kesehatan dari Prodi Kebidanan.

Dalam sambutan Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Jawa Tengah yang diwakili dr. Mulyo Prasedyo, MH dikatakan setelah mengangkat sumpah para alumni secara resmi telah menjadi tenaga kesehatan. Hal tersebut sesuai dengan Undang-undang Tenaga Kesehatan yang disyahkan 17 Oktober 2014. Dengan demikian, para tenaga kesehatan yang baru tersebut di dalam tindakannya harus benar-benar mematuhi segala peraturan yang berlaku. “Segala peraturan harus diterapkan dengan sungguh-sungguh, karena didalamnya mengandung sanksi yang teramat berat apabila kita melanggarnya,” kata Mulyo.

Menurut dia seorang tenaga kesehatan harus mampu bekerja sesuai dengan kompetensinya masing-masing dengan menerapkan empat prinsip utama yaitu bekerja sesuai standar profesi, bekerja sesuai standar pelayanan profesi, bekerja sesuai SOP dan bekerja sesuai etika profesi.

Mulyo Prasedyo mengingatkan bahwa profesi bidan memiliki derajat yang tinggi, harus mampu menyelamatkan 2 nyawa dalam proses persalinan yaitu ibu dan bayinya. “Tekanlah angka kematian ibu dan bayi. Angka kematiannya masih tinggi, bangsa ini mengharapkan eksistensi anda untuk mengatasi hal itu,” tandasnya mantap. Untuk tenaga kesehatan dari Prodi Kesehatan Lingkungan dirinya berharap agar mampu memberikan kontribusi positif terhadap aspek kesehatan lingkungan air, udara, tanah, makanan dan vektor penyakit khususnya demam berdarah dan malaria.

Hal senada juga diungkapkan Direktur Politeknik Banjarnegara Prof. Dr. Teguh Supriyanto, M.Hum. Dirinya berharap semua lulusan Politeknik Banjarnegara supaya dapat terus meningkatkan kualitas dan kemampuannya, meningkatkan IPTEK, soft skills dan kualitas pelayanan sesuai dengan standar kesehatan. “Pemerintah dan masyarakat membutuhkan dan menanti kontribusi serta pengabdian dari para tenaga kesehatan, bekerjalah sesuai dengan standar dan etika profesi yang telah ditentukan,” tegasnya.

???????????????????????????????

???????????????????????????????

???????????????????????????????

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *