Mahasiswa Politeknik Bagi-bagi Takjil

Puluhan Mahasiswa yang tergabung dalam Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Politeknik Banjarnegara membagi-bagikan takjil menjelang waktu berbuka puasa yang dipusatkan di pertigaan Samsat dan Gayam, beberapa waktu lalu.

Dipilihnya lokasi tersebut, menurut Ketua Pelaksana Dwi Lestari dikarenakan kedua titik lokasi tersebut merupakan jalur strategis penghubung antar wilayah yang selalu padat dan ramai, apalagi saat menjelang waktu berbuka puasa. “Aksi bagi-bagi takjil ini adalah bentuk kepedulian terhadap sesama. Terutama bagi masyarakat yang saat tiba waktu berbuka puasa masih berkendara di jalan,” katanya.

Selama Ramadhan tahun ini, kegiatan serupa rencananya akan dilaksanakan selama empat kali dengan titik atau lokasi yang berbeda. Setiap kali kegiatan, disediakan ratusan paket takjil siap santap untuk dibagikan.

Kegiatan tersebut mendapat respon positif dari masyarakat dan para pengguna jalan yang melintas. “Alhamdulillah ini sangat membantu sekali bagi kami yang sedang berkendara. Terimakasih untuk mahasiswa Politeknik Banjarnegara,” ungkap seorang pengguna jalan.

Kepala UPT Humas Politeknik Banjarnegara, Bondan Hary Setiawan, SP, MP, mengatakan kegiatan bagi-bagi takjil merupakan salah satu agenda rutin yang diselenggarakan Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) Keluarga Mahasiswa Muslim Politeknik Banjarnegara (KMMP) pada setiap ramadhan.

UKM KMMP merupakan salah satu UKM yang bergerak dalam bidang kerohanian. Selain bidang kerohanian, pihak kampus juga menyediakan UKM olahraga, seni, kajian ilmiah, pecinta alam, Korps Suka Rela (KSR) dan sebagainya yang bisa dipilih oleh mahasiswa sesuai dengan kebutuhan, potensi, bakat, dan minat mahasiswa.

“Tujuan diselenggaraknnya UKM adalah untuk mengembangkan potensi, minat, kepribadian, dan bakat yang ada pada diri mahasiswa serta untuk menggali lebih jauh potensi, minat, kepribadian, dan bakat tersebut,” kata Bondan.

Ditambahkan Bondan, melalui berbagai UKM yang ada diharapkan bisa menumbuhkan kreatifitas, prestasi dan pengalaman mahasiswa diluar disiplin ilmu yang ditekuni serta dapat menjadi modal berharga ketika mahasiswa lulus.

 33

 

 

22

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *